Serlokmedan.com Blora, 29 November 2025 — Kegiatan Manifesto Perjuangan Matahari Pagi Indonesia (MPI) Jawa Tengah yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Blora ditutup dengan aksi solidaritas untuk korban bencana alam di Sumatra.
Dalam sambutan penutupnya, Dr. Dahnil Anzhar Simanjuntak, S.E., M.E., menginisiasi penggalangan dana. Ia menyampaikan bahwa musibah di Sumatra harus dijawab dengan gerakan nyata. “Hari ini kita buktikan bahwa persaudaraan itu tidak dibatasi jarak. Mari kita bantu saudara-saudara kita yang sedang diuji,” ujarnya. Ia juga menambahkan secara tidak langsung bahwa solidaritas ini menjadi bagian penting dari perjuangan MPI.
Dari aksi tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp145.000.000, ditambah 11.000 yen serta 2.000 dolar AS.
Dana yang terhimpun diserahkan langsung oleh Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., selaku Ketua Majelis Penasehat MPI. Saat menyerahkan bantuan, ia menegaskan, “Bantuan ini adalah amanah dari masyarakat Jawa Tengah. Semoga dapat meringankan beban saudara kita di Sumatra.” Ia juga menyampaikan secara tidak langsung bahwa MPI akan terus hadir dalam aksi kemanusiaan serupa.
Bantuan tersebut diterima oleh Ar. Bambang Herawan, S.T., IAI, Sekretaris Matahari Pagi Indonesia Sumatra Utara. Dalam kesempatan itu, Bambang mengucapkan rasa terima kasih. “Kami mewakili masyarakat Sumatra Utara sangat berterima kasih. Kepedulian seperti inilah yang membuat kami kuat,” katanya.
Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H.; Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dr. Dahnil Anzhar Simanjuntak, S.E., M.E.; Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy; serta jajaran Forkopimda Kabupaten Blora.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian MPI Jateng terhadap sesama. Para pemimpin MPI menegaskan bahwa aksi sosial seperti ini akan terus digencarkan sebagai bagian dari komitmen membangun gerakan yang berkelanjutan. ( har-rel )


